Saturday, September 29, 2018

Makna dan pengertian tentang kebodohan rohani di dalam agama buddha

Jangan melekat. Jangan serakah. Jangan membenci. 
Jauhkanlah dirimu dari kebodohan rohani.

Ajaran Budhis mengatakan dalam kehidupan duniawi ini ada 3 racun dunia. Keserakahan, kebencian dan kebodohan rohani. Sudah banyak orang tahu dan mengerti apa yang dimaksud keserakahan dan kebencian. Tapi masih banyak yang belum begitu mengetahui dan belum begitu mengerti apa yang dimaksud dengan kebodohan rohani. Yang paling mudah menjelaskan kebodohan rohani adalah dengan menggunakan contoh-contoh, seperti:

Fanatik. Orang yang fanatik tidak dapat membedakan benar dan salah, baik dan tidak baik dan lain - lain. Sebab orang yang fanatik semua miliknya adalah baik. Milik orang lain tidak baik, semua yang dilakukan benar, yang dilakukan orang lain tidak benar. Sifat seperti ini hanya merugikan diri sendiri.


Logika dan fakta. Orang yang kukuh pada logika dan fakta atau realitas tanpa toleransi. Logika milikya dan fakta menurut dia. Akan mendatangkan banyak masalah bagi dirinya, sebab logika dan fakta yang duniawi banyak yang tidak sejalan, bahkan sering bertentangan dengan unsur spiritual atau unsur gaib.

Gaib pun menurut orang seperti ini tidak ada, apalagi makhluk gaib dan ilmu gaib. Sebab semuanya tidak masuk logika dia dan faktanya belum dia dapat karena belum mengalami sendiri. Bahkan walaupun dia mengalami sakit karena disantet atau non medis, hanya karena tidak masuk logika dia, maka itu dianggap penyakit medis. 

Pengobatan dan penyembuhannya hanya fokus atau tertuju pada dokter. Ada yang sadar sebelum terlambat, ada juga yang sadar setelah terlambat. Jadi kebodohan rohani memang merugikan diri sendiri. Jauhkanlah itu dari dirimu.

No comments:

Post a Comment