Saturday, January 14, 2017

Siapa dan Ada Apa di Umbul Jumprit?


Siapa dan Ada Apa di Umbul Jumprit?
Umbul Jumprit adalah salah satu tempat ibadah spiritual garis Ilahi yang ada sinar putih cemerlang menjulang naik ke langit, ke angkasa, ke alam semesta.

Disebut Umbul Jumprit sebab tempatnya di sebuah sumber air atau mata air sungai Progo yang mengalir sampai pantai Parang Tritis. Di sumber air ini ada kolam kecil yang disebut sebagai Umbul Jumprit. Desanya dinamakan Jumprit, di daerah Temanggung, Jawa Tengah.

Leluhur roh suci yang bersemayam atau duduk di Umbul Jumprit ini adalah Eyang Begawan Hanoman. Tokoh idola dalam pewayangan di dalam kisah Ramayana, cerita klasik dari garis Hindu.

Leluhur roh suci yang sekarang duduk di Umbul Jumprit ini tentu bukannya tokoh idola Hanoman dalam pewayangan itu, tetapi roh suci garis Ilahi yang menjalankan tugas, turun ke dunia untuk menolong manusia dengan memakai jati diri tokoh Hanoman yang sudah banyak dikenal masyarakat Jawa. Kami menyebut beliau dengan Eyang Begawan Hanoman.

Air Umbul Jumprit memiliki khasiat yang istimewa, khusus untuk membersihkan diri dan gangguan gaib, kekuatan gaib dan makhluk gaib yang jahat. Termasuk bekas-bekasnya akan dibersihkan semua.

Untuk membersihkan diri di Umbul Jumprit perlu mengikuti tata cara ritual tertentu, juga ada syarat-syaratnya. Eyang Begawan Hanoman tidak akan membersihkan orang yang ditempel oleh makhluk halus atau makhluk gaib atas permintaannya sendiri dan makhluk gaib itu sudah pernah me-lindungi, menolong dan membatu orang tersebut. Sebab orang itu sudah memiliki hutang budi terhadap makhluk gaib tersebut, hutang yang perlu diselesaikan dulu, baru bekas-bekas gaibnya dibersihkan oleh air Umbul Jumprit.

Bagi pelaku spiritual garis ilahi, perlu untuk membersihkan diri di Jumprit, membersihkan diri dari kotoran-kotoran lahir dan batin yang diperoleh dalam perjalanan hidupnya. 

Banyak pelaku spiritual yang tidak menyadari bahwa dirinya banyak tertempel kotoran-kotoran gaib di rohaninya maupun jasmaninya. Hal ini akan menghambat perjalanan laku spiritualnya. 

Bagi orang yang pernah belajar 'ilmu' yang pernah meminta sesuatu di tempat-tempat ibadah, petilasan, keramat, pemujaan dan lain-lain dari garis non Ilahi, misalnya meminta perlindungan keselamatan, kelancaran rejeki, usahanya maju dan ilmu-ilmu kanuragan atau kekebalan dan lain-lain. Orang tersebut dengan ikhlas dan sujud meminta kepada 'gaib' yang ada di tempat itu, kemudian prmohonan-nya dikabulkan dan telah diterima dengan baik. 

Kemudian makhluk gaib yang diterima dari tempat- tempat tersebut yang menempel di badan orang yang meminta juga telah memberikan perlindungan keselamatan telah memberikan pertolongan dan juga bantuan seperti yang diminta, Maka makhluk gaib yang telah membenkan banyak jasa ini tidak dapat begitu saja disingkirkan dan dibersihkan. Maka Eyang Begawan Hanoman yang ada di Umbul Jumprit tidak mau membersihkan orang yang dikotori / ditempel oleh makhluk gaib non Ilahi yang dulu diminta sendiri, 

Bukan Eyang Begawan saja yang tidak mau membcrsihkan, para dewa dan roh suci yang lain pun tidak mau membersihkan. Sebab di 'langit' ada peraturan yang harus ditaati oleh para dewa dan roh suci, yaitu tidak boleh menolong pihak yang salah. 

Habis manis sepah dibuang adalah perbuatan yang salah. lalu mengapa yang menempel ini yang dapat memberikan perlindungan, pertolongan dan bantuan ini perlu disingkirkan dan dibersihkan?

Kasus di bawah ini mungkin dapat lebih menjelaskan masalah Ini. 

Kasus I. Ateng berusia 70-an tahun, seorang penyembuh alternatif atau sinshe. Dulu praktek di daerah Glodok, Pancoran. Datang ke rumah saya menanyakan kesehatannya dan jalan hidupnya yang semakin susah. Melalui mata batin saya memeriksa Ateng. RPH (Rapor Perjalanan Hidup)-nya semua merah angka mati, SKKB (Skala Kadar Karma Buruk)-nya juga tinggi hampir mentok. Dan di badannya ada 7 makhluk halus yang menempel, semuanya non Ilahi dan jahat. 

Saya tanya Ateng, "Anda pernah belajar 'ilmu' atau meminta 'ilmu' di mana saja?" Ateng menjawab, "Saya tidak pernah belajar ilmu apa-apa dan tidak pernah minta ke mana-mana' Saya tahu Ateng tidak Terbuka dan bohong, lalu saya katakan: 

- "Semua masalah yang anda alami jni disebabkan oleh 7 makhluk halus yang menempel di badan anda. Semua makhluk ini dulu anda minta untuk melindungi, menolong dan membantu anda. Dalam praktek menolong dan menyembuhkan tamu dan pasien anda, makhluk halus inilah yang menolong dan membantu anda. Mereka yang menolong dan menyembuhkan tamu dan pasien anda, bukan anda sendiri yang menyembuhkan." 

"Tapi saya tidak pernah kemana-mana, paling hanya sembahyang di klenteng Cin Dhe Yen, Petak Sembilan atau di Banten."

Kalau anda hanya ke klenteng Cin Dhe Yen dan Banten saja, anda tidak akan ditenipel makhluk halus. Saya dapat membedakan makhluk halus yang diminta atau yang menempel karena suatu permintaan dcngan makhluk halus yang menempel sendiri tanpa diminta.' 

+"Kalau begitu, apa solusi dan saran Pak Herman untuk saya lakukan? 

-'"Anda datang untuk minta diperiksa apa penyebab masalah anda. Saya sama sekali tidak minta anda harus percaya hasil pemeriksaan dan penjelasan saya. Hasil pemeriksan saya adalah di badan anda ada 7 makhluk halus non Ilahi yang jahat yang semuanya datang dan menempel di badan atas permintaan-pcrmintaan anda dulu. Solusi dan saran saya; anda perlu mengembalikan semua makhluk halus ini ke tempat dimana anda meminta dulu. 

Kembalikan dengan baik sebab anda dulu juga minta dengan baik dan menerimanya dengan baik. Para makhluk halus ini sudah banyak berbuat baik untuk anda. Anda sudah banyak berhutang budi pada mereka. Maka jangan dikembalikan atau diusir dengan cara kekerasan, akibatnya bisa tidak baik." 

+ "Tapi saya sudah tidak ingat lagi dimana saya pernah meminta, jadi bagaimana? Apa Pak Herman dapat membantu?

- "Kalau anda sendiri yang pemah meminta lupa, apalagi saya. Mana saya tahu dimana dulu anda pernah meminta. Anda pernah meminta tidak hanya dari satu tempat, tapi dari banyak tempat. Apakah dari begitu banyak tempat tidak ada satu pun yang diingat?" 

Secara tidak sadar Ateng telah membuka kedoknya sendiri. Dia memang pemah memmta "ilmu di beberapa tempat. Lalu saya ingatkan lagi pada Ateng akibat dan resiko yang harus diper-timbangkan dan diperhitungkan kalau para makhluk halus yang menjadi "pengawalnya" dikembalikan atau dipulangkan. 

- "Anda sudah bertahun-tahun membuka praktek penyembuhan, diantara pasien anda pasti ada yang sakitnya non medis karena diganggu oleh makhluk halus yang jahat. Melalui 'pengawal gaib' yang menempel di badan anda, gaib-gaib yang jahat itu disingkirkan. Ini berarti anda sudah membuka pintu permusuhan di alam gaib. Banyak makhluk halus yang pernah dikalahkan oleh pengawal gaib anda ini yang masih dendam dan ingin membalas menyerang anda. Maka kalau semua pengawal gaib anda dipulangkan, ada 2 kemungkinan: 

1. Anda tidak dapat menolong orang lagi atau anda tidak dapat buka praktek lagi. 

2. Anda akan diserang oleh makhluk halus yang pernah dihajar oleh pengawal gaib anda/' 

+ "Habis saya harus bagaimana? Dilakukan salah, tidak dilakukanjuga salah." 

- "Memang seperti itu, anda bagaikan menunggang harimau. Diteruskan di atas punggung harimau akan mati kelaparan, turun dari harimau akan diterkam oleh harimau itu. Anda sudah jauh-jauh datang ke rumah saya untuk minta tolong dan saya sudah jelaskan panjang lebar masalah anda. Maka saran saya, usahakan untuk benar-benar dapat memulangkan makhluk gaib yang menempel di badan anda dengan cara yang baik dan benar. 

Kemudian setelah berhasil dipulangkan, secepainya meminta 'Hu' pelindung diri di klenteng Dewa Hian Thian Siang Tee. Setelah mendapat Hu Pelindung diri, segera ke Umbul Jumprit untuK membersihkan diri dari bekas-bekas makhluk halus tadi. Semua bekas non Ilahi perlu dibersihkan. 

Saya tidak tahu apakah Ateng memiliki niat yang kuat dan usaha yang keras untuk menjalankan saran-saran saya, mengingat usianya yang telah cukup Tua. Semoga dia masih diberi jalan dan kesempatan Untuk membersihkan diri. 

Kasus II. Sony berusia 50-an tahun. Datang ke rumah saya untuk konsultasi masalah kesehatan, keluarga dan pekerjaannya. Melalui mata batin saya memeriksa Sony. Masalah kesehatannya yang sakit berpindah- pindah ini disebabkan adanya banyak makhluk halus yang menempel di badannya. 

Saya tanya Sony, "Anda pernah pergi kemana saja untuk mencari dan belajar ilmu? Di badan anda ada banyak makhluk halus yang menempel, semuanya dari tempat anda belajar ilmu dan meminta ilmu untuk memperoleh kemampuan supranatural. 

Berbeda dengan Ateng tadi. Sony orangnya terbuka. Dia mengakui bahwa dia sudah sejak puluhan tahun yang lalu belajar dan mencari ilmu supranatural di berbagai perguruan, orang pintar dan tempat keramat. Dan dia juga dapat merasakan kalau di badannya ada gaib yang menempel sering mendapat bisikan dan lain-lain. 

Sony belajar ilmu dan mencari ilmu supra- natural untuk hal-hal yang duniawi dan untuk gagah gagahan, dikagumi orang dan ditakuti orang Sekarang dampak dan akibatnya mulai muncul Badannya mulai sakit-sakitan dan berpindah-pindah.

Sudah berobat ke  berbagai tempat tidak membawa hasil. 

Saya jelaskan pada Sony, bahwa semua masalah kesehatan, keluarga dan pekerjaan ini disebabkan oleh makhluk-makhluk halus yang menempel di badannya. Sebab semua makhluk halus itu non Ilahi yang jahat. 

Sony tidak membuka praktek penyembuhan seperti Ateng tadi. Jadi saya anjurkan untuk melepas dan memulangkan makhluk halus itu ke tempat dimana dia memperoleh dan meminta. Pulangkan baik-baik dan penuhi persyaratannya. Sony mendatangi tempat-tempat dimana dia ingat pernah meminta dan belajar ilmu. Usaha yang dilakukan cukup keras, tapi karena gaib yang menempel di badan Sony ada banyak, ada 5 makhluk gaib dari berbagai ilmu dan tempat keramat, maka hasilnya tidak banyak, hanya dapat memulangkan satu makhluk gaib saja. 

Saya anjurkan Sony untuk minta tolong ke perguruan-perguruan lain yang sudah punya nama besar atau kelompok-kelompok meditasi,tenaga dalam atau prana untuk dapat memulangkan makhluk gaib yang menempel. 

Sekitar 1 bulan Sony berikhtiar mencari pertolongan. Sudah banyak waktu, tenaga dan uang dikeluarkan oleh Sony. Waktu kembali ke rumah saya, saya lihat Sony hanya berhasil melepas satu lagi makhluk gaibnya. Melihat begitu kcrasnya usaha yang dilakukan dan dia sangat serius ingin membersihkan diri, guru roh saya mengijinkan saya untuk menolong Sony. 

Saya beritahu Sony cara-caranya, sarana yang harus disediakan sendiri dan ritual yang perlu dilakukan sendiri. Setelah Sony menjalankan semua yangtelah saya jelaskan, waktu dia kembali lagi ke tempat saya, Sony sudah bersih dari makhluk-makhluk gaib yang menempel di badannya. Kemudian Sony saya anjurkan pergi ke Umbul Jumprit untuk membersih-kan bekas-bekas makhluk gaib non Ilahi yang masih ada di badannya. Sony perlu dua kali ke Umbul Jumprit untuk menghilangkan bekas-bekas gaib non Ilahi. Sekarang Sony sudah bersih lahir dan batin. 

Sony saya ingatkan untuk tidak mengotori dirinya dengan hal-hal yang non Ilahi lagi. 

Beberapa kasus seperti Ateng dan Sony telah saya temukan, hanya motivasinya saja yang berbeda. Ada yang ingin jadi 'orang pintar' ada yang untuk mendukung ekonomi keluarga, ada yang untuk gagah- gagahan saja supaya dikagumi orang dan lain-lain. 

Dampak dan akibatnya juga berbeda-beda, ada yang terganggu kesehatannya, usahanya, pekerjaan-nya, rumah tangganya dan perbuatannya dan lain-lain

Oleh sebab itu bagi yang masih muda, yang belum begitu mengenal dan mengetahui urusan gaib perlu hati-hati. Perlu dipertimbangkan baik-baik untuk memasuki arena 'dunia gaib\ Sebab umumnya masalah-masalahnya baru muncul setelah sepuluh tahun atau lebih. Dan untuk mengatasinya tidak semudah waktu memperolehnya. Sebab cara yang dipakai untuk memulangkan atau membersihkan makhluk gaib itu tidak boleh mengandung unsur kekerasan sehingga memenuhi kriteria 'habis manis sepah dibuang' yang akan mengundang kemarahan dan dendam. 

1 komentar: